Uncategorize
18 jam ago
Halal Bi Halal Dengan Para Syahid Agung
Kau wasiatkan: Jaga lisanmu — karena satu kata yang salah dapat meruntuhkan apa yang dibangun seratus…
Kegiatan
18 jam ago
PP IJABI Gelar Halal Bihalal dan Kenang 40 Hari Syahidnya Imam Ali Khamenei
Pengurus Pusat (PP) IJABI sukses menyelenggarakan acara Halal Bihalal yang bertempat di lingkungan Mazar Allahyarham KH. Dr. Jalaluddin Rakhmat. Acara ini…
Kegiatan
2 hari ago
Seminar Nasional dan Launching Buku : Tatanan Dunia Baru? Pasca Gencatan Senjata & 40 Hari Syahadah Ayatullah Sayyid Ali Khamenei qs
Dalam pidatonya, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Dr. Mohammad Boroujerdi, memaparkan bahwa dunia kini tengah memasuki fase…
Uncategorize
6 hari ago
HUSEIN BERSAMAKU
Kecup lembut Al-Husein, aku sampaikan kepada anak-anak yang tertindas, Anak-anak yang dikorbankan oleh zaman. Anak-anak…
Uncategorize
1 minggu ago
CAHAYA PARA SYUHADA : Kisah-Kisah Akhlak Mulia yang Membangun Jiwa
Khamenei dibesarkan oleh ayah yang diajarkan: "Tamu adalah anugerah, bukan beban." Nilai itu ia bawa seumur hidup. Bahwa tangan yang paling mulia bukan tangan yang menerima penghormatan, melainkan tangan yang melayani.
Uncategorize
3 minggu ago
Araghchi dan Deontologi Seorang Diplomat
Araghchi kemudian diangkat sebagai Menteri Luar Negeri Iran pada Agustus 2024 setelah mendapatkan kepercayaan dari Majelis…
Uncategorize
3 minggu ago
14 KISAH TELADAN : Ali Ardashir Larijani 3 Juni 1958 — 17 Maret 2026
Antara tahun 2009 dan 2020, terjadi sebuah fenomena yang belum pernah ada presedennya dalam sejarah Republik Islam: dua bersaudara secara bersamaan memimpin dua dari tiga cabang pemerintahan. Ali Larijani sebagai Ketua Parlemen. Saudaranya, Sadeq Larijani, sebagai Ketua Mahkamah Agung. Namun yang paling mengharukan bukanlah kekuasaan itu sendiri — melainkan kata-kata yang diucapkan Ali Larijani tentang saudara-saudaranya, dalam sebuah forum yang kemudian dikutip media Tabnak:
Uncategorize
3 minggu ago
SANG JENDERAL : Yang Pemberani dan Lembut Hati Memoar Qassem Soleimani 1957 — 2020
Revolusi Islam meledak. Shah melarikan diri. Ayatollah Khomeini kembali ke tanah air. Sebuah era baru dimulai. Soleimani berumur 22 tahun. Seperti banyak pemuda Iran saat itu, ia merasakan getaran sejarah yang sedang terjadi. Ia bergabung dengan Garda Revolusi Islam, atau IRGC, yang baru saja dibentuk. "Kami semua muda dan ingin mengabdi pada revolusi dengan cara apa pun. Itulah mengapa saya bergabung." — Qassem Soleimani
Uncategorize
3 minggu ago
14 KISAH TELADAN: Yang Menyentuh Hati Sang Jenderal Yang Pemberani dan Lembut Hati Mayor Jenderal Qassem Soleimani 1957 — 2020
Qassem Soleimani lahir pada 11 Maret 1957 di desa miskin Qanat-e Malek, provinsi Kerman, Iran tenggara. Ayahnya adalah seorang petani yang terlilit hutang pinjaman pertanian kepada pemerintah Shah. Ketika Soleimani baru berusia 13 tahun, ia membuat keputusan yang mengubah hidupnya: meninggalkan desa untuk pergi ke kota Kerman dan bekerja sebagai buruh bangunan demi melunasi hutang sang ayah.
Kegiatan
4 minggu ago
IJABI Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Syahidnya Ayatullah Sayyid Ali Khamenei
JAKARTA – Pengurus Pusat Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas…























